Pengabdian Kukerta Berdampak UNRI: Edukasi SistemAkuaponik dan Pembuatan Pupuk Organik Cair DorongKetahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Rambah

 


Desa Rambah, 3 Juli 2026 – Tim Kuliah Kerja Nyata(KUKERTA) Berdampak Universitas Riau melaksanakanprogram kerja unggulan bertajuk "Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Sistem Akuaponik dan Pembuatan PupukOrganik Cair sebagai Upaya Mendukung Ketahanan PanganBerkelanjutan di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu" pada Jumat (3/7) pukul 08.00 WIB di pekarangan Kantor Desa Rambah. 


Kegiatan ini dihadirioleh Kepala Desa Rambah, Adi Saputra, S.IP., M.M., BabinsaDesa Rambah, serta 25 orang masyarakat yang mengikutikegiatan dengan antusias.


Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai penerapan sistemakuaponik dan pembuatan pupuk organik cair (POC) sebagaialternatif budidaya yang ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatanlahan pekarangan secara optimal, mengurangi ketergantunganterhadap pupuk kimia, serta mendukung terwujudnyaketahanan pangan yang berkelanjutan di Desa Rambah.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan berdoa bersama. Selanjutnya, Ketua Tim KUKERTA Berdampak Universitas Riau, Muhammad Hanif Nazlis, menyampaikan sambutanmengenai peran mahasiswa dalam mendukung pembangunandesa melalui program-program yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan.


Dalam sambutannya, Muhammad Hanif Nazlismenyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujudpengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapanilmu pengetahuan yang dapat dimanfaatkan secara langsungdalam kehidupan sehari-hari.


“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikanpengetahuan, tetapi juga keterampilan kepada masyarakatdalam menerapkan sistem akuaponik dan membuat pupukorganik cair secara mandiri. 

Melalui program ini, masyarakatdiharapkan mampu memanfaatkan lahan pekarangan secaralebih produktif untuk budidaya ikan dan tanaman secaraterpadu, menghasilkan pangan yang sehat, serta mengurangiketergantungan terhadap pupuk kimia. Dengan demikian, masyarakat dapat mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadaplingkungan," ujar  Hanif.

 


Kepala Desa Rambah, Adi Saputra, S.IP., M.M., dalamsambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Tim KUKERTA Berdampak Universitas Riau atas terselenggaranya kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, program yang dilaksanakan memberikan manfaat yang besarkarena membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adikmahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Desa Rambah. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga ilmuyang telah diberikan, khususnya mengenai sistem akuaponikdan pembuatan pupuk organik cair, dapat diterapkan secaraberkelanjutan sehingga mampu mendukung ketahanan panganserta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Rambah," ujar bapak Adi.


Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaianmateri mengenai konsep dasar sistem akuaponik, manfaatbudidaya ikan dan tanaman secara terpadu, serta teknikpembuatan pupuk organik cair menggunakan bahan-bahanyang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Setelah sesimateri, peserta mengikuti praktik secara langsung mulai daripengenalan sistem akuaponik hingga proses pembuatan pupukorganik cair. Selama kegiatan berlangsung, masyarakattampak antusias mengikuti setiap tahapan, aktif berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan kepada mahasiswa.


Kegiatan ini memperoleh respons yang sangat positif darimasyarakat. Selain memperoleh wawasan baru mengenaisistem akuaponik dan pupuk organik cair, peserta juga mendapatkan pengalaman praktik yang dapat diterapkansecara mandiri di rumah. Melalui program ini, Tim KUKERTA Berdampak Universitas Riau berharap masyarakatDesa Rambah mampu memanfaatkan pekarangan sebagaisumber pangan keluarga, menerapkan pertanian yang lebihramah lingkungan, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu bentuk nyatapengabdian mahasiswa Universitas Riau dalam mendukungpembangunan desa melalui inovasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

(Srn)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama